Sabtu, 22 Desember 2012

ekomomi pembangunan 1 latihan


Soal latihan bab 10 :
1.       Jelaskan pengertian daerah ditinjau dari aspek ekonomi !
2.       Apa yang dimaksud dengan pembangunan ekonomi daerah?
3.       Dalam membangun ekonomi di daerah harus memperhatikan faktor endogenous . hal ini biasanya menjadi persoalan dalam pembangunan di daerah. Jelaskan pendapat anda dan bagaimana cara mengatasinya?
4.       Apa yang menjadi permasalahan dalam pembangunan ekonomi daerah?
5.       Bagaimanakah paradigma baru dalam pembangunan ekonomi daerah? Apa yang membedakan dengan kerangka berpikir yang lama?
6.       Bagaimanakah strategi yang harus dilakukan dalam pembangunan ekonomi daerah?
7.       Apa yang dimaksud dengan daya saing ekonomi daerah? Dan mengapa daerah harus mampu mandiri dan perlu memiliki daya-saing ekonomi tinggi?
8.       Bagaimana mengukur daya saing ekonomi daerah yang bertaraf internasioanal?
9.       Apa peran pemerintah dalam membangun ekonomi daerah?
 
Jawaban soal latihan bab 10
1.       Ditinjau dari aspek ekonomi daerah mempunyai pengertian :
·         Suatu daerah dianggap sebagai ruang dimana terdapat kegiatan ekonomi dan didalam pelosok ruang tersebut terdapat sifat-sifat yang sama. Kesamaan sifat-sifat tersebut antara lain dalam segi pendapatan perkapita , sosial budaya, geografisnya, dan sebagainya.
Daerah yang memiliki ciri-ciri seperti ini disebut daerah homogen.
·         Suatu daerah sebagai suatu ekonomi ruang apabila daerah tersebut dikuasai oleh satu atau beberapa pusat kegiatan ekonomi. Daerah dalam pengertian ini disebut daerah modal
·         Suatu daerah adalah suatu ekonomi ruang yang berada dibawah satu administrasi tertentu, seperti satu propinsi,kabupaten/kota,kecamatan dan sebagainya.
Daerah ini didasarkan pada pembagian admnistratif suatu negara. Daerah dalam pengertian ini dinamakan daerah administrasi. 
2.        Pembangunan ekonomi daerah adalah suatu proses dimana pemerintah daerah dan masyarakatnya mengelola sumber daya-sumber daya yang ada dan membentuk suatu pola kemitraan antara pemerintah daerah dengan sektor swasta untuk menciptakan suatu lapangan kerja baru dan merangsang perkembangan kegiatan ekonomi (pertumbuhan ekonomi) dalam wilayah tersebut.
3.        
4.       Yang menjadi permasalahan dalam pembangunan ekonomi daerah adalah :
Ø  Ketimpangan pembangunan sektor industri
Ø  Kurang meratanya investasi
Ø  Tingkat mobilitas faktor produksi yang rendah
Ø  Perbedaan sumber daya alam
Ø  Perbedaan demografis
Ø  Kurang lancarnya perdagangan antar daerah
Ø  Paradigma baru pembangunan ekonomi daerah
5.        Paradigma baru pembangunan daerah didasarkan pada kemampuan perusahaan untuk mengembangkan pekerjaan(memberikan kesempatan kerja) yang sesuai dengan kondisi penduduk daerah.
Paradigma baru pembangunan ekonomi daerah :





Komponen
Konsep lama
Konsep baru
Kesempatan kerja
Semakin banyak perusahaan = semakin banyak peluang kerja
Perusahaan  harus mengembangkan pekerjaan yang sesuai dengan kondisi penduduk daerah
Basis pembangunan
Pengembangan sektor ekonomi
Pengembangan  lembaga-lembaga ekonomi baru
Aset – aset lokasi
Keunggulan  komparatif didasarkan pada aset fisik
Keunggulan  kompetitif didasarkan pada kualitas lingkungan
Sumber daya pengetahuan
Ketersediaan angkatan kerja
Pengetahuan sebagai pembangkit ekonomi
Sedangkan kerangka berpikir dalam konsep pembangunan ekonomi daerah yang lama adalah :
Ø  Dalam rangka memberikan kesempatan kerja, maka semakin banyak perusahaan maka semakin banyak peluang kerja
Ø  Basis pembangunan terletak pada pengembangan sektor ekonomi
Ø  Pengalokasian aset-aset didasarkan pada keunggulan komparatif aset-aset fisik
Ø  Sumber daya pengetahuan didasarkan pada ketersediaan angkatan kerja
6.       Strategi dalam pembangunan ekonomi daerah dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu :
a.       Strategi pengembangan fisik
Menciptakan identitas daerah / kota memperbaiki pesona atau kualitas hidup masyarakat, dan memperbaiki daya tarik pusat kota dalam upaya memperbaiki dunia usaha daerah.
Alat-alat pendukung  yang dibutuhkan antara lain :
·         Pembuatan bank tanah
·         Pengendalian perencanaan pembangunan
·         Penataan kota
·         Pengaturan tata ruang dengan baik
·         Penyediaan pemukiman dan perumahan dengan baik
·         Penyediaan infrastruktur seperti : sarana air bersih, listrik, taman, sarana parkir, tempat olahraga dan sebagainya.
b.      Strategi pengembangan dunia usaha
Untuk menciptakan perekonomian daerah yang sehat.
Alat-alat pendukung yang dibutuhkan antara lain :
·         Penciptaan iklim usaha yang baik bagi dunia usaha
·         Pembuatan informasi terpadu yang dapat memudahkan masyarakat dan dunia usaha untuk berhubungan dengan aparat pemerintah
·         Pendirian pusat konsultasi dan pengembangan usaha kecil
·         Pembuatan sistem pemasaran bersama untuk menghindari skala yang tidak ekonomis dalam produksi
·         Pembuatan lembaga penelitian dan pengembangan
c.       Strategi pengembangan SDM
Dapat dilakukan dengan cara :
·         Pelatihan dengan sistem customized sistem
·         Pembuatan bank keahlian
·         Penciptaan yang mendukung bagi perkembangan lembaga-lembaga keterampilan di daerah
·         Pengembangan lembaga pelatihan bagi para penyandang cacat
d.      Strategi pengembangan masyarakat
Bertujuan untuk memberdayakan suatu kelompok masyarakat pada suatu daerah dan menciptakan manfaat sosial, seperti misalnya dengan menciptakan proyek-proyek padat karya untuk memenuhi kebutuhan hidup untuk memperoleh keuntungan dari usahanya.
7.        
8.         
9.       Peran pemerintah dalam membangun ekonomi daerah yaitu :
a.       Entrepeneur
Peran pemerintah sebagai entrepeneur, adalah merupakan tanggung jawab untuk menjalankan suatu usaha bisnis di daerahnya
b.      Koordinator, yaitu pemerintah daerah harus mampu bertindak sebagai koordinator dalam pembangunan ekonomi didaerahnya, yaitu melalui penetapan kebijakan-kebijakan atau mengusulkan strategi-strategi pembangunan ekonomi yang komperehensip bagi kemajuan daerahnya
c.       Fasilitator, yaitu pemeri ntah daerah dapat berperan sebagai fasilitator dengan cara mempercepat pembangunan melalui perbaikan lingkungan attitudin l (perilaku atau budaya masyarakat ) didaerahnya
d.      Stimulator, yaitu pemerintah daerah dapat berperan sebagai stimulan dalam penciptaan dan pengembangan usaha melalui tindakan-tindakan khusus yang dapat mempengaruhi dunia usaha untuk masuk ke daerah tersebut dan menjaga agar perusahaan-perusahaan yang telah ada tetap eksis berada di daerah tersebut.







Senin, 03 Desember 2012

manusia sombong

sombong??
Angkuh??
yaaa itu lah manusia,, lau apa sebetulnya yang harus di sombongkan??
yang engkau bangga-banggakan??
Apakah kau tak ingat , mungkin saja lupa.
Memang manusia gudangnya lupa.
Tapi entah ,, banyak sekali manusia-manusia angkuh hari ini , di dunia ini

Engkau lupa??
bahwa masih ada langit di atas langit
Lupakah engkau bahwa kau di ciptakan oleh Tuhanmu,, yang memiliki segala-galanya
Apakah engkau lupa, bahwa yang kau miliki sekarang adalah bukan milikmu !!
Hanya titipan

Hai manusia angkuh
Halo manusia Sombong,,,
Apakah perlu kau bertemu dengan malaikat yang sudah menimbang berapa besar dosa-dosamu
sehingga kau akan menyadari sikapmu yang busuk itu??
engkau manusia,, tapi mengapa kau membuat dirimu seolah-olah sampah yang menyebarkan bau busuk.
akibat perkataanmu.

Tidak kah kau takut kehidupanmu kelak??
Tidak kah kau takut dosa yang tengah mengelilingimu saat ini??
Hartamu
wajahmu
Otakmu
itu semua ALLAH berikan bukan untuk mencela orang lain
bukan untuk kau pamerkan kepada orang lain
Hanya untuk kau syukuri saja
cukup untuk mensyukurinya saja

asmaul husna

Berikut ini adalah 99 nama Allah SWT beserta artinya :
1. Ar-Rahman (Ar Rahman) Artinya Yang Maha Pemurah
2. Ar-Rahim (Ar Rahim) Artinya Yang Maha Mengasihi
3. Al-Malik (Al Malik) Artinya Yang Maha Menguasai / Maharaja Teragung
4. Al-Quddus (Al Quddus) Artinya Yang Maha Suci
5. Al-Salam (Al Salam) Artinya Yang Maha Selamat Sejahtera
6. Al-Mu'min (Al Mukmin) Artinya Yang Maha Melimpahkan Keamanan
7. Al-Muhaimin (Al Muhaimin) Artinya Yang Maha Pengawal serta Pengawas
8. Al-Aziz (Al Aziz) Artinya Yang Maha Berkuasa
9. Al-Jabbar (Al Jabbar) Artinya Yang Maha Kuat Yang Menundukkan Segalanya
10. Al-Mutakabbir (Al Mutakabbir) Artinya Yang Melengkapi Segala kebesaranNya
11. Al-Khaliq (Al Khaliq) Artinya Yang Maha Pencipta
12. Al-Bari (Al Bari) Artinya Yang Maha Menjadikan
13. Al-Musawwir (Al Musawwir) Artinya Yang Maha Pembentuk
14. Al-Ghaffar (Al Ghaffar) Artinya Yang Maha Pengampun
15. Al-Qahhar (Al Qahhar) Artinya Yang Maha Perkasa
16. Al-Wahhab (Al Wahhab) Artinya Yang Maha Penganugerah
17. Al-Razzaq (Al Razzaq) Artinya Yang Maha Pemberi Rezeki
18. Al-Fattah (Al Fattah) Artinya Yang Maha Pembuka
19. Al-'Alim (Al Alim) Artinya Yang Maha Mengetahui
20. Al-Qabidh (Al Qabidh) Artinya Yang Maha Pengekang
21. Al-Basit (Al Basit) Artinya Yang Maha Melimpah Nikmat
22. Al-Khafidh (Al Khafidh) Artinya Yang Maha Perendah / Pengurang
23. Ar-Rafi' (Ar Rafik) Artinya Yang Maha Peninggi
24. Al-Mu'izz (Al Mu'izz) Artinya Yang Maha Menghormati / Memuliakan
25. Al-Muzill (Al Muzill) Artinya Yang Maha Menghina
26. As-Sami' (As Sami) Artinya Yang Maha Mendengar
27. Al-Basir (Al Basir) Artinya Yang Maha Melihat
28. Al-Hakam (Al Hakam) Artinya Yang Maha Mengadili
29. Al-'Adl (Al Adil) Artinya Yang Maha Adil
30. Al-Latif (Al Latif) Artinya Yang Maha Lembut serta Halus
31. Al-Khabir (Al Khabir) Artinya Yang Maha Mengetahui
32. Al-Halim (Al Halim) Artinya Yang Maha Penyabar
33. Al-'Azim (Al Azim) Artinya Yang Maha Agung
34. Al-Ghafur (Al Ghafur) Artinya Yang Maha Pengampun
35. Asy-Syakur (Asy Syakur) Artinya Yang Maha Bersyukur
36. Al-'Aliy (Al Ali) Artinya Yang Maha Tinggi serta Mulia
37. Al-Kabir (Al Kabir) Artinya Yang Maha Besar
38. Al-Hafiz (Al Hafiz) Artinya Yang Maha Memelihara
39. Al-Muqit (Al Muqit) Artinya Yang Maha Menjaga
40. Al-Hasib (Al Hasib) Artinya Yang Maha Penghitung
41. Al-Jalil (Al Jalil) Artinya Yang Maha Besar serta Mulia
42. Al-Karim (Al Karim) Artinya Yang Maha Pemurah
43. Ar-Raqib (Ar Raqib) Artinya Yang Maha Waspada
44. Al-Mujib (Al Mujib) Artinya Yang Maha Pengkabul
45. Al-Wasi' (Al Wasik) Artinya Yang Maha Luas
46. Al-Hakim (Al Hakim) Artinya Yang Maha Bijaksana
47. Al-Wadud (Al Wadud) Artinya Yang Maha Penyayang
48. Al-Majid (Al Majid) Artinya Yang Maha Mulia
49. Al-Ba'ith (Al Baith) Artinya Yang Maha Membangkitkan Semula
50. Asy-Syahid (Asy Syahid) Artinya Yang Maha Menyaksikan
51. Al-Haqq (Al Haqq) Artinya Yang Maha Benar
52. Al-Wakil (Al Wakil) Artinya Yang Maha Pentadbir
53. Al-Qawiy (Al Qawiy) Artinya Yang Maha Kuat
54. Al-Matin (Al Matin) Artinya Yang Maha Teguh
55. Al-Waliy (Al Waliy) Artinya Yang Maha Melindungi
56. Al-Hamid (Al Hamid) Artinya Yang Maha Terpuji
57. Al-Muhsi (Al Muhsi) Artinya Yang Maha Penghitung
58. Al-Mubdi (Al Mubdi) Artinya Yang Maha Pencipta dari Asal
59. Al-Mu'id (Al Muid) Artinya Yang Maha Mengembali dan Memulihkan
60. Al-Muhyi (Al Muhyi) Artinya Yang Maha Menghidupkan
61. Al-Mumit (Al Mumit) Artinya Yang Mematikan
62. Al-Hayy (Al Hayy) Artinya Yang Senantiasa Hidup
63. Al-Qayyum (Al Qayyum) Artinya Yang Hidup serta Berdiri Sendiri
64. Al-Wajid (Al Wajid) Artinya Yang Maha Penemu
65. Al-Majid (Al Majid) Artinya Yang Maha Mulia
66. Al-Wahid (Al Wahid) Artinya Yang Maha Esa
67. Al-Ahad (Al Ahad) Artinya Yang Tunggal
68. As-Samad (As Samad) Artinya Yang Menjadi Tumpuan
69. Al-Qadir (Al Qadir) Artinya Yang Maha Berupaya
70. Al-Muqtadir (Al Muqtadir) Artinya Yang Maha Berkuasa
71. Al-Muqaddim (Al Muqaddim) Artinya Yang Maha Menyegera
72. Al-Mu'akhkhir (Al Muakhir) Artinya Yang Maha Penangguh
73. Al-Awwal (Al Awwal) Artinya Yang Pertama
74. Al-Akhir (Al Akhir) Artinya Yang Akhir
75. Az-Zahir (Az Zahir) Artinya Yang Zahir
76. Al-Batin (Al Batin) Artinya Yang Batin
77. Al-Wali (Al Wali) Artinya Yang Wali / Yang Memerintah
78. Al-Muta'ali (Al Muta Ali) Artinya Yang Maha Tinggi serta Mulia
79. Al-Barr (Al Barr) Artinya Yang banyak membuat kebajikan
80. At-Tawwab (At Tawwab) Artinya Yang Menerima Taubat
81. Al-Muntaqim (Al Muntaqim) Artinya Yang Menghukum Yang Bersalah
82. Al-'Afuw (Al Afuw) Artinya Yang Maha Pengampun
83. Ar-Ra'uf (Ar Rauf) Artinya Yang Maha Pengasih serta Penyayang
84. Malik-ul-Mulk (Malikul Mulk) Artinya Pemilik Kedaulatan Yang Kekal
85. Dzul-Jalal-Wal-Ikram (Dzul Jalal Wal Ikram) Artinya Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan
86. Al-Muqsit (Al Muqsit) Artinya Yang Maha Saksama
87. Al-Jami' (Al Jami) Artinya Yang Maha Pengumpul
88. Al-Ghaniy (Al Ghaniy) Artinya Yang Maha Kaya Dan Lengkap
89. Al-Mughni (Al Mughni) Artinya Yang Maha Mengkayakan dan Memakmurkan
90. Al-Mani' (Al Mani) Artinya Yang Maha Pencegah
91. Al-Darr (Al Darr) Artinya Yang Mendatangkan Mudharat
92. Al-Nafi' (Al Nafi) Artinya Yang Memberi Manfaat
93. Al-Nur (Al Nur) Artinya Cahaya
94. Al-Hadi (Al Hadi) Artinya Yang Memimpin dan Memberi Pertunjuk
95. Al-Badi' (Al Badi) Artinya Yang Maha Pencipta Yang Tiada BandinganNya
96. Al-Baqi (Al Baqi) Artinya Yang Maha Kekal
97. Al-Warith (Al Warith) Artinya Yang Maha Mewarisi
98. Ar-Rasyid (Ar Rasyid) Artinya Yang Memimpin Kepada Kebenaran
99. As-Sabur (As Sabur) Artinya Yang Maha Penyabar / Sabar

TRIP LABUAN BAJO di MASA PANDEMI

 Hallo semuanya, semoga yang membaca blog aku selalu sehat, happy dan juga orang - orang yang sabar. sudah lama sekali, aku engga nulis di b...