Soal latihan bab 10 :
1. Jelaskan
pengertian daerah ditinjau dari aspek ekonomi !
2. Apa
yang dimaksud dengan pembangunan ekonomi daerah?
3. Dalam
membangun ekonomi di daerah harus memperhatikan faktor endogenous . hal ini biasanya menjadi persoalan dalam pembangunan
di daerah. Jelaskan pendapat anda dan bagaimana cara mengatasinya?
4.
Apa yang menjadi permasalahan dalam
pembangunan ekonomi daerah?
5.
Bagaimanakah paradigma baru dalam
pembangunan ekonomi daerah? Apa yang membedakan dengan kerangka berpikir yang
lama?
6.
Bagaimanakah strategi yang harus dilakukan
dalam pembangunan ekonomi daerah?
7.
Apa yang dimaksud dengan daya saing ekonomi
daerah? Dan mengapa daerah harus mampu mandiri dan perlu memiliki daya-saing
ekonomi tinggi?
8.
Bagaimana mengukur daya saing ekonomi daerah
yang bertaraf internasioanal?
9.
Apa peran pemerintah dalam membangun ekonomi
daerah?
Jawaban soal latihan bab 10
1.
Ditinjau dari aspek ekonomi daerah mempunyai
pengertian :
·
Suatu daerah dianggap sebagai ruang dimana
terdapat kegiatan ekonomi dan didalam pelosok ruang tersebut terdapat
sifat-sifat yang sama. Kesamaan sifat-sifat tersebut antara lain dalam segi
pendapatan perkapita , sosial budaya, geografisnya, dan sebagainya.
Daerah yang
memiliki ciri-ciri seperti ini disebut daerah homogen.
·
Suatu daerah sebagai suatu ekonomi ruang apabila
daerah tersebut dikuasai oleh satu atau beberapa pusat kegiatan ekonomi. Daerah
dalam pengertian ini disebut daerah modal
·
Suatu daerah adalah suatu ekonomi ruang yang
berada dibawah satu administrasi tertentu, seperti satu
propinsi,kabupaten/kota,kecamatan dan sebagainya.
Daerah ini
didasarkan pada pembagian admnistratif suatu negara. Daerah dalam pengertian
ini dinamakan daerah administrasi.
2.
Pembangunan
ekonomi daerah adalah suatu proses dimana pemerintah daerah dan masyarakatnya
mengelola sumber daya-sumber daya yang ada dan membentuk suatu pola kemitraan
antara pemerintah daerah dengan sektor swasta untuk menciptakan suatu lapangan
kerja baru dan merangsang perkembangan kegiatan ekonomi (pertumbuhan ekonomi)
dalam wilayah tersebut.
3.
4.
Yang menjadi permasalahan dalam pembangunan
ekonomi daerah adalah :
Ø
Ketimpangan pembangunan sektor industri
Ø
Kurang meratanya investasi
Ø
Tingkat mobilitas faktor produksi yang rendah
Ø
Perbedaan sumber daya alam
Ø
Perbedaan demografis
Ø
Kurang lancarnya perdagangan antar daerah
Ø
Paradigma baru pembangunan ekonomi daerah
5.
Paradigma
baru pembangunan daerah didasarkan pada kemampuan perusahaan untuk
mengembangkan pekerjaan(memberikan kesempatan kerja) yang sesuai dengan kondisi
penduduk daerah.
Paradigma baru pembangunan ekonomi daerah :
|
Komponen
|
Konsep lama
|
Konsep baru
|
|
Kesempatan kerja
|
Semakin banyak perusahaan = semakin banyak peluang kerja
|
Perusahaan harus mengembangkan
pekerjaan yang sesuai dengan kondisi penduduk daerah
|
|
Basis pembangunan
|
Pengembangan sektor
ekonomi
|
Pengembangan lembaga-lembaga
ekonomi baru
|
|
Aset – aset lokasi
|
Keunggulan komparatif
didasarkan pada aset fisik
|
Keunggulan kompetitif
didasarkan pada kualitas lingkungan
|
|
Sumber daya
pengetahuan
|
Ketersediaan
angkatan kerja
|
Pengetahuan sebagai pembangkit ekonomi
|
Sedangkan kerangka berpikir dalam konsep pembangunan ekonomi
daerah yang lama adalah :
Ø
Dalam rangka memberikan kesempatan kerja, maka
semakin banyak perusahaan maka semakin banyak peluang kerja
Ø
Basis pembangunan terletak pada pengembangan
sektor ekonomi
Ø
Pengalokasian aset-aset didasarkan pada
keunggulan komparatif aset-aset fisik
Ø
Sumber daya pengetahuan didasarkan pada
ketersediaan angkatan kerja
6.
Strategi dalam pembangunan ekonomi daerah dapat
dilakukan dengan berbagai cara yaitu :
a.
Strategi pengembangan fisik
Menciptakan identitas daerah / kota memperbaiki pesona atau
kualitas hidup masyarakat, dan memperbaiki daya tarik pusat kota dalam upaya
memperbaiki dunia usaha daerah.
Alat-alat pendukung
yang dibutuhkan antara lain :
·
Pembuatan bank tanah
·
Pengendalian perencanaan pembangunan
·
Penataan kota
·
Pengaturan tata ruang dengan baik
·
Penyediaan pemukiman dan perumahan dengan baik
·
Penyediaan infrastruktur seperti : sarana air
bersih, listrik, taman, sarana parkir, tempat olahraga dan sebagainya.
b.
Strategi pengembangan dunia usaha
Untuk menciptakan perekonomian daerah yang sehat.
Alat-alat pendukung yang dibutuhkan antara lain :
·
Penciptaan iklim usaha yang baik bagi dunia
usaha
·
Pembuatan informasi terpadu yang dapat
memudahkan masyarakat dan dunia usaha untuk berhubungan dengan aparat
pemerintah
·
Pendirian pusat konsultasi dan pengembangan
usaha kecil
·
Pembuatan sistem pemasaran bersama untuk
menghindari skala yang tidak ekonomis dalam produksi
·
Pembuatan lembaga penelitian dan pengembangan
c.
Strategi pengembangan SDM
Dapat dilakukan dengan cara :
·
Pelatihan dengan sistem customized sistem
·
Pembuatan bank keahlian
·
Penciptaan yang mendukung bagi perkembangan
lembaga-lembaga keterampilan di daerah
·
Pengembangan lembaga pelatihan bagi para
penyandang cacat
d.
Strategi pengembangan masyarakat
Bertujuan untuk memberdayakan suatu kelompok masyarakat
pada suatu daerah dan menciptakan manfaat sosial, seperti misalnya dengan
menciptakan proyek-proyek padat karya untuk memenuhi kebutuhan hidup untuk
memperoleh keuntungan dari usahanya.
7.
8.
9.
Peran pemerintah dalam membangun ekonomi daerah yaitu
:
a.
Entrepeneur
Peran pemerintah sebagai entrepeneur, adalah merupakan
tanggung jawab untuk menjalankan suatu usaha bisnis di daerahnya
b.
Koordinator, yaitu pemerintah daerah harus mampu
bertindak sebagai koordinator dalam pembangunan ekonomi didaerahnya, yaitu
melalui penetapan kebijakan-kebijakan atau mengusulkan strategi-strategi
pembangunan ekonomi yang komperehensip bagi kemajuan daerahnya
c.
Fasilitator, yaitu pemeri ntah daerah dapat
berperan sebagai fasilitator dengan cara mempercepat pembangunan melalui
perbaikan lingkungan attitudin l (perilaku atau budaya masyarakat ) didaerahnya
d.
Stimulator, yaitu pemerintah daerah dapat
berperan sebagai stimulan dalam penciptaan dan pengembangan usaha melalui
tindakan-tindakan khusus yang dapat mempengaruhi dunia usaha untuk masuk ke
daerah tersebut dan menjaga agar perusahaan-perusahaan yang telah ada tetap
eksis berada di daerah tersebut.