Senin, 16 Oktober 2017

Bekerjalah Sesuai Porsinya.

Mau berbagi pengalaman saja.
Saya kerja di salah satu instansi pemerintah provinsi B. Belum lama, baru 7 bulan bekerja.
Sebelum mulai bekerja, saya sudah di beritahu bahwa saya akan bekerja secara team, dan pekerjaan nya termasuk pekerjaan yang sulit. Namun, karena saya suka dengan hal2 yang baru dan memandang sebuah instansi pemerintah (yang pasti jika orang2 tahu, pasti akan merasa iri ).

Mulai bekerja di bulan februari, langsung di hadapkan dengan banyak sekali kegiatan. Salah satunya penyusunan lakip prov. Karena saya orang baru, jadi belum di beri beban pekerjaan sepenuhnya. Saya mulai mempelajari, apa saja yang ada di lakip, tupoksi apa saja yang harus dikerjakan. Karena lakip adalah dokumen yang wajib di serahkan ke salah satu kementerian, maka kami pu  diberi waktu hanya batas sampai tgl 31 maret saja. Akhirnya kami bekerja mati2an, dari bulan februari - maret, saya bekerja full day dari senin - minggu, dari pukul 08.00 sampai pukul 21.00 malam. Kadang kala sampai jam 11 malam. Badan sudah tidak karuan, tapi deadline waktu makin dekat.
Alhamdulillah tgl 31 kami hadapi dengan rasa lega karena bisa menyerahkan lakip tepat waktu.

Setelah lakip selesai, masih banyak kegiatan2 lain yang harus dikerjakan di bagian kami. Mulai dari rapat2  biasa, monitoring, pembelajaran SKP. Dan ini balada badai datang lagi. Akhirnya saya di hadapkan harus menyusun renja (rencana kerja) dan renstra(rencana startegi. Ini di susun setiap 5 tahun sekali).
Lucunya, karena pimpinan merasa saya yang bisa menyelsaikan itu, di bebankan lah renja dan renstra kepada saya. Awal - awal saya kerjakan sendirian, saya masih sanggup, masih bisa menghendle. Tapi ternyata fisik sudah tidak sanggup apalagi mental. Padahal kami seharusnya bekerja sebagai Tim. Tapi yang lain sungguh tidak memiliki tanggung jawab.
Akhirnya badan sudah tidak sanggup, 3 minggu saya tidak bekerja.
Berkali - kali ke dokter. Di fikir hanya asam lambung biasa. Setelah itu ke dokter lagi divonis usus buntu, karena memang perutnya sakit, periih sekali.
Sampai saya di rujuk ke RS swasta di Tangerang.
Akhirnya ketauan kalau saya mengidap irritable bowel syndrome.
Jadi semacam penyakit fungsional yang menyerang usus besar.
Tanda - tandanya, mual - muntah, perut kanan bagian bawah sangat sakit sekali. Ternyata penyebabnya adalah Stress dan kelelahan !!
Akhirnyaa allah memberi saya peringatan melalui sakit tersebut . Bahwa bekerjalah sesuai porsinya. Jangan memaksakan fisik dan batin
Kalau sudah tidak kuat jangan bertahan. Tubuhmu juga butuh istirahat . !!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TRIP LABUAN BAJO di MASA PANDEMI

 Hallo semuanya, semoga yang membaca blog aku selalu sehat, happy dan juga orang - orang yang sabar. sudah lama sekali, aku engga nulis di b...